Di NTT, Pemandu Lagu Disuruh Sambung Kelamin Dengan Pelanggan
Dunia hiburan malam di NTT sedang diguncang oleh pengakuan memilukan dari 13 pekerja Lady Companion (LC) yang mengklaim telah menjadi korban eksploitasi sistemik. Mereka mengaku tidak hanya bekerja sebagai pemandu lagu, tetapi juga ditekan dan dipaksa untuk memberikan layanan seksual kepada pelanggan di bawah ancaman denda yang mencekik.
Skandal ini membongkar praktik gelap di balik gemerlapnya lampu diskotik yang selama ini tertutup rapi dari pengawasan publik. Para pekerja ini terjebak dalam lingkaran utang dan aturan sepihak dari pengelola yang membuat mereka sulit untuk keluar dari pekerjaan tersebut tanpa membayar sejumlah uang yang sangat besar.
Dukungan publik kini mulai mengalir deras untuk melindungi para korban dan menuntut pihak berwenang melakukan investigasi menyeluruh terhadap tempat-tempat hiburan tersebut. Praktik pemaksaan seksual dengan kedok pekerjaan adalah pelanggaran berat hak asasi manusia yang tidak boleh dibiarkan terus berlangsung dengan alasan apapun.
Kasus ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa di balik setiap senyum di dunia malam, mungkin ada air mata dan tekanan mental yang sangat hebat. Mari kita kawal proses hukum ini agar keadilan ditegakkan dan praktik perdagangan orang yang dibalut hiburan malam bisa diberantas hingga ke akar-akarnya.Dunia hiburan malam di NTT sedang diguncang oleh pengakuan memilukan dari 13 pekerja Lady Companion (LC) yang mengklaim telah menjadi korban eksploitasi sistemik. Mereka mengaku tidak hanya bekerja sebagai pemandu lagu, tetapi juga ditekan dan dipaksa untuk memberikan layanan seksual kepada pelanggan di bawah ancaman denda yang mencekik.
Skandal ini membongkar praktik gelap di balik gemerlapnya lampu diskotik yang selama ini tertutup rapi dari pengawasan publik. Para pekerja ini terjebak dalam lingkaran utang dan aturan sepihak dari pengelola yang membuat mereka sulit untuk keluar dari pekerjaan tersebut tanpa membayar sejumlah uang yang sangat besar.
Dukungan publik kini mulai mengalir deras untuk melindungi para korban dan menuntut pihak berwenang melakukan investigasi menyeluruh terhadap tempat-tempat hiburan tersebut. Praktik pemaksaan seksual dengan kedok pekerjaan adalah pelanggaran berat hak asasi manusia yang tidak boleh dibiarkan terus berlangsung dengan alasan apapun.
Kasus ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa di balik setiap senyum di dunia malam, mungkin ada air mata dan tekanan mental yang sangat hebat. Mari kita kawal proses hukum ini agar keadilan ditegakkan dan praktik perdagangan orang yang dibalut hiburan malam bisa diberantas hingga ke akar-akarnya.
#foto #viral #NTTviral
