Berdialog Dengan Warga Besipae, Gaya Pejabat Pemprov NTT Jadi Sorotan

 





Konflik Tanah Besipae di Timor Tengah Selatan (TTS) masih terus berlanjut. Baru-baru ini kembali memanas setelah pemerintah propinsi NTT menggusur rumah warga yang ada di sana. Kasus ini sudah sejak berahun-tahun belum berakhir. Merebut hak atas tanah antara warga Besipae dan pemerintah propinsi NTT. 

Bersamaan dengan itu, munculah sebuah vidio di media sosial yang memperlihatkan seorang pria perwakilan warga yang kemudian dikenal sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Posko Perjuangan Rakyat (POSPERATTS, Yerim Yos Fallo sedang berdialog dengan pejabat perwakilan propinsi NTT. 

Dalam dialog yang berlangsung sekitar 8 menit itu, ada dua hal yang menyita perhatian, yakni pernyataan Ketua Pospera TTS yang sangat mencerahkan penonton vidio itu, dan juga gaya pejabat propinsi yang seperti meremehkan lawan bicaranya. 

Materi pembiacaraan pada saat itu, perwakilan warga meminta pemerintah propinsi untuk membuka ruang dialog, agar konflik ini tidak berkepanjangan dan mewarisi ke anak cucu. 

Pejabat itu berbaju biru yang dikawal ketat polisi. Berdiri lipat tangan di dada dengan raut wajah seperti tak tertarik dengan pembicaraan Ketua Pospera TTS. 

Sikapnya itu menjadi sorotan warganet. Menurut beberapa orang, sikap dan gaya pejabat itu tak sopan dan tak pantas serta terkesan angkuh dalam menghadapi warga yang adalah rakyatnya sendiri.
Baca Tentang Asal Usul Tanah Besipae >> Disini dan 12 Catatan Sejarah Tanah Besipae >> Disini

baca

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel