Geger 3 Vidio Porno Sekelompok Remaja, Netizen: Tusuk Lewat Apa?



Viralnya potongan video yang menampilkan adegan tidak senonoh di media sosial. Kasus ini tidak hanya memicu kecaman dari masyarakat, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran serius terkait dampak perilaku seksual menyimpang terhadap peningkatan penularan HIV/AIDS di daerah tersebut.


Dalam video yang beredar luas, terlihat jelas wajah seorang pria yang dikenal sebagai TikToker lokal dengan inisial GEGP atau Gilcan, sosok yang memiliki cukup banyak pengikut di berbagai platform digital, khususnya TikTok. Berdasarkan penelusuran, setidaknya terdapat tiga potongan video yang tersebar luas, masing-masing berdurasi 7 detik, 46 detik, dan 54 detik, yang memuat konten asusila.


Di sisi lain, para pemerhati kesehatan menilai kasus ini harus dilihat lebih luas, bukan hanya sebagai pelanggaran hukum dan moral, tetapi juga sebagai ancaman kesehatan masyarakat. Praktik seks menyimpang dan perilaku seksual berisiko tinggi diketahui menjadi salah satu jalur utama penyebaran Human Immunodeficiency Virus (HIV). Hubungan seksual tanpa pengaman, berganti-ganti pasangan, serta aktivitas seksual yang tidak sehat sangat meningkatkan resiko penularan virus tersebut.


Kekhawatiran ini diperkuat oleh data kasus HIV/AIDS di Provinsi Maluku yang masih tergolong tinggi. Hingga akhir 2025, tercatat hampir 10 ribu kasus kumulatif HIV/AIDS, dengan ratusan kasus baru ditemukan setiap tahunnya. Kota Ambon menjadi wilayah dengan jumlah kasus terbanyak, disusul beberapa kabupaten lain di Maluku. Mayoritas penderita berada pada usia produktif 15–39 tahun, kelompok usia yang seharusnya menjadi tulang punggung pembangunan daerah.


Tanpa pengendalian perilaku seksual berisiko, penularan HIV akan terus meningkat dan berdampak luas, termasuk pada pasangan sah dan lingkungan keluarga. Oleh karena itu, penegakan hukum terhadap pelaku konten asusila dinilai penting sebagai efek jera sekaligus upaya melindungi masyarakat dari dampak sosial dan kesehatan yang lebih besar.


Masyarakat pun dihimbau untuk lebih bijak menggunakan media sosial, menjaga perilaku sesuai norma, serta meningkatkan kesadaran akan bahaya HIV/AIDS demi masa depan Maluku yang lebih sehat.

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel