TKP Lasiana, Akhirnya Mahasiswa Biadab Ini Ditangkap Polisi
Mabuk Miras, Tiga Mahasiswa Asal Sumba nyaris Tebas tukang ojek pakai Parang, Pelaku pun babak belur dihajar Massa
--------------------------------------------------------------------
Kapolsek Kota Lama, AKP Rachmat Hidayat, S.Tr.K., SIK., menjelaskan bahwa insiden ini bermula dari kesalahpahaman kecil.
Pihak kepolisian segera bertindak cepat mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah mendapat laporan dari Kepala Desa setempat.
Berawal dari Saling Pandang dan Ancaman Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 18.00 WITA ini bermula saat korban AO sedang duduk di Perempatan SMAN 10 ketika ketiga pelaku melintas dalam keadaan mabuk. Salah seorang pelaku tiba-tiba melontarkan kalimat provokatif: “Lewat saja tidak ada yang berani tegur Beta di sini, kalau tidak saya potong.”
Mendengar itu, korban memilih untuk tidak meladeni dan para pelaku melanjutkan perjalanan. Sekitar 30 menit kemudian, pukul 18.30 WITA, korban berpapasan kembali dengan ketiga pelaku di Jl. Prof. Dr. Yohanes.
Korban melihat salah satu pelaku, SUP (23), telah memegang sebilah parang. Tanpa banyak bicara, pelaku SUP langsung mengayunkan parang ke arah korban. Berkat refleks cepat, korban berhasil menghindar dan melompat dari sepeda motornya hingga terjatuh, sehingga nyawanya terselamatkan.
Penyerangan tersebut memicu reaksi dari warga sekitar, khususnya Masyarakat Bimoupu Kel Lasiana Kota Kupang. Massa yang geram segera mengejar ketiga pelaku. Satu pelaku, ANP (23), berhasil ditangkap dan menjadi bulan-bulanan amukan massa sampai babak belur.
